Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 09 Maret 2013

puisi kehilangan

KEHILANGAN
Oleh Gupe Gifari

Cahaya sudah mulai redup
Awan menjadi kelam
Semua menjadi gelap
Aku ditikam oleh malam

Aku kehilangan dia
Cinta tulus darinya
Semua hilang begitu saja
Begitu cepat terjadi

Aku masih tak mengerti
Aku tak tau apa-apa
Ternyata aku telah kehilangan
Menghilang satu dari malaikat-Nya
Sahabat semoga kau bahagia

puisi hujan

HUJAN
Oleh Gupe Gifari

Saat ku mulai menutup mata ini
Terasa hujan menusuk wajah ini
Ku buka tuk tatap langit kelabu di sana
Tetes demi tetes terjtuh ke wajah ini

Air mata mengalir bagai air hujan
Pergi meninggalkan ku dalam duka
Deras hujan menusuk mata
Ku pejam tuk berlutut kepada-Nya
Jangan kau biarkan aku sendiri

Seperti air hujan jatuh bersama
Menyatu saat sampai ke permukaan
Menyebar tak tau arahnya
Namun aku rasa cintaku telah tiada

Aku jatuh cinta
Jatuh untuk mendapatkan sebuah cinta
Hatiku yang ku berikan untukmu
Takkan pernah ku sesali perkataanku
Karena Tuhan yang memberiku rasa ini

puisi penantian panjang

PENANTIAN PANJANG
Oleh Khotimun

Tak ku sadari kini aku telah terbiasa tanpamu..
tapi,..
yang belum aku biasakan adalah jalani hidup tanpa berpikiran tentang dirimu...

Kau masih ada,bahkan akan selalu ada..
ada di dalam hati dan pikiranku..
meski kau tak akan pernah kembali padaku..

Aku tetap disini untukmu,,
walau selamanya aku akan tetap disini untukmu..
hingga kau sadar bahwa tak ada yang lebih setia lagi dalam hidupmu,kecuali aku..

Meski kau tak pernah mencapai rasa sadarmu,
aku akn tetap disini untukmu,
berharap kau akan menoleh dan kembali menyusulku..

Ini bukanlah sekedar puisi,..
ini adalh secuil ungkapan hatiku untukmu...
ku harap kau disana tersenyum dan mengerti akn perasaanku disini,
aku masih menyayangimu,sama seperti dulu,bahkan bertambah.
dan aku akn menyimpan rasa ini hanya pada 3 waktu..
sekarang,besok dan selamanya...

puisi IBU

IBU
Oleh Khilda Fauzi

Dalam sanubariku
engkau selalu terkenang
jasamu bagai samudra luas membentang
andai aku bisa
membalas jasamu
alangkah bahagianya hati ini

Terhenti ku berpikir
ketika begitu banyak
perbuatanku yang senantiasa
melukai hatimu

Ibu....
maafkan aku
bila waktu kembali
ingin ku hapus dosaku padamu

Ibu....
tersadar dalam mimpi panjangku
engkaulah pahlawan kegelapan
yang menerangi jalan panjangku

puisi

LAGU CINTA UNTUK IBU
Oleh Anggita Femilya

Dalam balutan kelemahan
engkau tetap pancarkan berjuta harapan
tersenyum penuh arti dalam sebuah ketulusan
ketika kekecewaan datang
engkau ajarkan arti sebuah keikhlasan
ketika kesakitan itu pun datang
kaulah yg temaniku hingga datangnya kesembuhan

Aku tak tahu apa jadinya aku tanpamu
tak mengerti bagaimana aku hidup jika tanpa kasih sayangmu
aku tak habis pikir bila aku tak dilahirkan dari rahimmu

Ibu...
ijinkanlah aku bernyanyi untukmu
bernyanyi sebuah lagu cinta yg tak akan pernah bosan terucap
lagu cinta yg tak akan hilang termakan zaman
lagu cinta yg ingatkan kita tentang mimpi dan harapan

Ibu...
tetap ijinkanlah aku bernyanyi
menyanyikan senandung rindu ini
rindu yg tak akan pernah hilang dan pergi
senandung kata cinta nan sederhana
lagu cinta untuk ibu